PEMERINTA DIDESAK SETOP PEREDARAN DAN PERDAGANGAN MIRAS
JAKARTA- selama empat hari terakhir ini, korban tewas akibat minuman keras (miras) oplosan terus berjatuhan dan terjadi secara serentak di jakarrta hingga bogor dan bekasi. ketua PP muhammadiyah anwar abbas meminta pemeritah mengabil sikap tegas
"benar-benar mengenaskan di mana dalam beberapa hari terakhir ini 24 orang tewas atau meregang nyawa karena menenggak minuman keras di wilaya hukum kepolisian daera metropolitan jakarta raya . hal iti tentu saja sangat -sangat kita sesali," kata anwar pesen singkat , kamis (5/4/2018)
anwar menyesali bnyak nya korban akibat miras itu. anwar mengatakan PP muhammadiyah mendesak pemerita dan pihak terkait untuk menghentikan peredaran miras
"pp muhammadiya mendesak pihak pemerita agar secara serius dan bersunggu-sunggu menghentikan pedagangan dan peredaran minuman keras kerena atas alasan apapun mudharatnya minuman keras itu jauh lebih besar dari menfaatnya.tegasnya
pihaknya pun menuntut pemeritah untuk mengambil sikap demi melindungi dari peredaran miras
berdasarkan catatan, total korban tewas dijakarta , depok bogor sampai ini berjumblah 28 orang dalam 4 orang lainnya akibat meminum miras oplosan dli kawasan pitara , depok
sedangkan dua orang meninggal dunia akibat miras oplosan ada di bekasi kedua korban sebelumnya meminum oplosan di jatiasin bekasi












No comments