TNI AL Petakan Kondisi Bawah Laut Anak Krakatau Usai Tsunami
Pusat hidrografi dan oseanografi TNI AL ( pushidrosal) masi memantau kondisi bawah laut gunung anak krakatau (GAK) usai erupsi hebat yang menyebabkan tsunami selat sundah sabtu 22 desember 2018
Namun atas permintaan BMKG demi keamanan bersama pemantauan harus berhenti sementara hingga kondisi gunung anak krakatau kembali membaik
Data yang sudah di dapat sedang proses untuk mrngrtahui situasi terakhir batimetri atau situasi bawah laut gunung anak krakatau sekarang seperti apa kata klonel laut (P) baroyo eka basuki danlanal banten saat di temuidi kantor nya selasa malam
Bedasar kan pemantuan sementara pada awal januari 2019 di beberapa lokasi dasar laut dekat gak baru terdeksi telah terjadi nya pendang kalan
Karena tertimbun longsoran material puncak gk yang menyebabkan tsunami selat sunda
Pemantauan lanjutan dibutuh kan untuk keamanan alur laut kepulauan indonesia (ALKI) di selat sunda bagi kapal ekspedisi nelayan sampai penyebrangan dari pelabuhan merak menuju bakau heni dan sebalik nya
Hal itu amanat dibutuhkan untuk kegiatan keselamatan ALKI selat sunda begitu situasi mulai kondusif di sekitar gunung anak krakatau akan di lanjut kan lagi survei tersebut sampai tuntas katanya menambahkan












No comments